Wednesday, April 22, 2020

DETIK ITU...FASA 1

Detik itu...
Ketika aku tiada mengenal apa-apa..
Aku disayangi ditatang bagai minyak yang penuh
Kemahuanku dituruti, keinginanku dipenuhi
Aku dijaga oleh kedua orang tuaku
Aku dikelilingi adik-beradikku
Duniaku sangat indah

Detik itu...
Ketika aku mula mengenal dunia baru
Aku mula mengenali A-Z, 1,2,3,4 hingga sepuluh
Aku masih ditatang bagai minyak yang penuh
Kemahuan dan keinginanku tetap juga dituruti dan dipenuhi
Aku tetap dijaga rapi oleh kedua orang tuaku
Masih dikelilingi adik-beradikku
Duniaku sangat indah

Detik itu..
Ketika usiaku masih biru..
Aku telah remaja, aku insan biasa
Aku masih disayangi dan ditatang bagai minyak yang penuh
Aku teguh aku utuh aku adalah aku
Aku tidak mudah terpengaruh
Usiaku setahun jagung tapi mindaku matang
Duniaku sangat indah

Detik itu..
Ketika aku semakin dewasa
Aku tetap ditatang bagai minyak yang penuh
Aku sentiasa teguh, utuh dan aku adalah aku
Hati, minda dan jiwa semakin matang
Kehilangan ayahku membuat jiwaku sedikit rapuh
Hatiku dan mindaku tetap kuat dan utuh, sabar, redha dan meneruskan langkah
Duniaku sedikit kelabu

Detik itu...
Ketika aku mengenal erti rindu
Aku rindu ayahku, aku rindu dia dan kamu, aku keliru
Aku tetap teguh, utuh dan semakin matang
Langkahku tidak terhenti namun semakin bersemangat untuk terus maju
Hari-hariku lalui seadanya aku, aku insan biasa punya naluri, punya rasa, punya hati
Duniaku tetap indah....

Detik itu......(To be continue.....) fasa 2

No comments:

Post a Comment

KITA, AKU DAN KAMU

Kita..aku dan kamu selalu lupa bahwa hidup hanya sekali... Sentiasa berjalan dengan megah dan bangga di alam dunia yang dipenuhi rasa ...